PerusahaanLayananMajalahKontak
Konsultasi via WhatsApp
figttyt

"With Love We Serve"

Copyright © 2026 mikalaglobalmedika.com

Beranda/Artikel/Ada yang Kenal Sindrom Lennox-Gastaut? Dan Apa Saja Penyebabnya?
Artikel Kesehatan2 November 2026

Ada yang Kenal Sindrom Lennox-Gastaut? Dan Apa Saja Penyebabnya?

Ada yang Kenal Sindrom Lennox-Gastaut? Dan Apa Saja Penyebabnya?

Foto oleh Nasirun Khan dari Pexel

Bayangkan seorang ibu yang terbangun tengah malam karena tubuh mungil anaknya tiba-tiba kaku. Belum sempat tenang, keesokan harinya sang anak jatuh mendadak saat bermain, seolah tenaganya hilang begitu saja. Hari demi hari, kejang datang dalam bentuk yang berbeda-beda, dan obat yang diminum seperti belum cukup menolong.

Bagi sebagian keluarga, kisah ini bukan bayangan. Ini keseharian mereka. Di balik rangkaian kejang itu, sering kali ada satu nama yang masih asing di telinga banyak orang: Sindrom Lennox-Gastaut, atau disingkat LGS.

Lewat tulisan ini, mari kita kenali LGS lebih dekat. Mengenali bukan untuk menakut-nakuti, tetapi supaya kita lebih peka, lebih cepat bertindak, dan lebih bisa mendampingi.

Apa Itu Sindrom Lennox-Gastaut?

Sindrom Lennox-Gastaut adalah salah satu bentuk epilepsi yang kompleks dan berat, yang biasanya mulai muncul pada masa kanak-kanak. Gejalanya paling sering terlihat saat anak berusia sekitar 3 hingga 5 tahun.

Yang membuat LGS berbeda dari epilepsi pada umumnya adalah kombinasinya. Anak bisa mengalami beberapa jenis kejang sekaligus, kejang tersebut sering sulit dikendalikan dengan obat, dan kondisi ini kerap disertai gangguan perkembangan serta kemampuan belajar.

LGS termasuk kondisi langka. Justru karena jarang terdengar, banyak orang tua baru mengenal namanya setelah melewati perjalanan panjang mencari jawaban.

Tanda-Tanda yang Perlu Dikenali

Setiap anak bisa menunjukkan gejala yang berbeda. Namun, ada beberapa tanda yang umum ditemui pada anak dengan LGS:

  • Kejang tonik: tubuh tiba-tiba kaku selama beberapa detik, sering terjadi saat tidur.

  • Kejang atonik: otot mendadak lemas sehingga anak bisa jatuh tiba-tiba (sering disebut drop attack).

  • Kejang absans atipikal: anak tampak melamun atau "bengong" sesaat dan tidak merespons.

  • Kejang mioklonik: sentakan otot yang cepat, seperti kaget.

  • Kejang yang sering, bahkan bisa terjadi berkali-kali dalam sehari.

  • Perkembangan yang melambat atau mundur, misalnya dalam berbicara, belajar, atau perilaku.

Diagnosis LGS ditegakkan oleh dokter, biasanya dokter spesialis saraf anak, dengan bantuan pemeriksaan EEG (rekam gelombang otak) yang menunjukkan pola khas, serta pencitraan otak. Jika Anda melihat tanda-tanda di atas pada si kecil, jangan menunggu: segera konsultasikan ke dokter.

Apa Saja Penyebabnya?

Secara umum, penyebab LGS dibagi menjadi dua kelompok besar.

1. Penyebab yang Dapat Diidentifikasi

Pada sebagian besar anak, sekitar 65–75% kasus, dokter dapat menemukan kondisi yang mendasari munculnya LGS. Beberapa di antaranya:

  • Kelainan genetik, termasuk kondisi seperti kompleks sklerosis tuberosa.

  • Komplikasi saat lahir (neonatal), misalnya kekurangan oksigen ke otak saat proses persalinan.

  • Infeksi sistem saraf pusat, seperti infeksi pada otak atau selaputnya saat masih bayi.

  • Kelainan struktur atau bentuk otak sejak dalam kandungan.

  • Cedera kepala atau tumor otak yang memengaruhi jaringan otak.

  • Gangguan metabolisme yang diturunkan.

  • Riwayat sindrom epilepsi sebelumnya, misalnya kejang spasme infantil di usia bayi yang kemudian berkembang menjadi LGS.

Daftar ini belum mencakup semua kemungkinan. Itulah mengapa pemeriksaan yang menyeluruh oleh dokter sangat penting.

2. Penyebab yang Tidak Diketahui (Kriptogenik)

Pada sekitar 25% hingga 35% kasus, penyebab pasti mengapa seorang anak mengembangkan LGS belum dapat diketahui secara medis. Kelompok ini disebut kriptogenik.

Bagi orang tua, bagian ini sering kali paling berat. Wajar jika muncul pertanyaan "kenapa harus anak saya?" tanpa jawaban yang pasti. Namun, tidak diketahuinya penyebab tidak berarti tidak ada yang bisa dilakukan: penanganan dan pendampingan tetap bisa berjalan untuk membantu anak menjalani hari-harinya dengan lebih baik.

Ini Bukan Salah Siapa-Siapa

Satu hal yang perlu diingat setiap orang tua: LGS bukan akibat kesalahan pola asuh. Rasa bersalah sering datang tanpa diundang, padahal yang paling dibutuhkan anak adalah orang tua yang kuat, tenang, dan tidak berjalan sendirian.

Penanganan LGS umumnya bersifat jangka panjang, dan fokusnya bukan hanya pada kejang. Dokter biasanya mengombinasikan beberapa obat antikejang, dan pada kondisi tertentu bisa mempertimbangkan terapi lain. Di saat yang sama, perhatian juga diberikan pada perkembangan, keselamatan, dan kualitas hidup anak.

Dalam keseharian, pendampingan bisa berarti hal-hal sederhana namun berarti:

  • Mencatat waktu, jenis, dan lama kejang untuk dibawa saat kontrol ke dokter.

  • Memastikan obat diminum tepat dosis dan tepat waktu.

  • Membuat lingkungan rumah lebih aman dari risiko jatuh dan benturan.

  • Mendukung terapi tumbuh kembang sesuai anjuran tenaga kesehatan.

  • Menjaga kesehatan mental orang tua dan keluarga, karena merawat juga butuh dirawat.

Bersama, Tidak Ada yang Berjuang Sendirian

Merawat anak dengan LGS adalah perjalanan panjang yang membutuhkan tenaga, kesabaran, dan cinta yang tidak sedikit. Di sinilah peran perawat dan caregiver terlatih bisa sangat membantu: memantau kondisi anak, membantu jadwal obat, menjaga keselamatan saat kejang, hingga memberi ruang bagi orang tua untuk beristirahat.

Di Mikala Global Medika, kami percaya setiap pejuang LGS dan keluarganya layak mendapatkan pendampingan yang penuh kasih. Karena terobosan tidak hanya lahir dari pengobatan, tetapi juga dari kepedulian dan kebersamaan.

Together for a Breakthrough. With Love We Serve.

Butuh pendampingan perawat atau caregiver untuk si buah hati? Hubungi kami melalui WhatsApp 0821-1448-8878 atau kunjungi www.mikalaglobalmedika.com.

Artikel ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan diagnosis maupun saran dari dokter.

Sumber

  • Sindrom Lennox-Gastaut: Menguak Misteri dan Solusi Epilepsi si Buah Hati — Kementerian Kesehatan RI (Ayo Sehat)

  • Lennox-Gastaut Syndrome — UPMC Children's Hospital of Pittsburgh

Bagikan artikel ini:

💬 WhatsApp📘 Facebook🐦 Twitter

Butuh Layanan Homecare?

Konsultasi gratis dengan tim Mikala Global Medika

💬 Konsultasi Sekarang

Artikel Lainnya

Ibnu al-Nafis: Penemu Sirkulasi Darah Kecil dan Kontribusinya bagi Kedokteran

Ibnu al-Nafis: Penemu Sirkulasi Darah Kecil dan Kontribusinya bagi Kedokteran

Baca →
Pekan Perawatan Sistem Pernapasan: Tips Menjaga Paru-Paru Tetap Sehat

Pekan Perawatan Sistem Pernapasan: Tips Menjaga Paru-Paru Tetap Sehat

Baca →
Ulasan dan Testimoni Klien: Bukti Layanan Terbaik Mikala Global Medika

Ulasan dan Testimoni Klien: Bukti Layanan Terbaik Mikala Global Medika

Baca →