Halo, Sahabat Mikala
Diabetes merupakan salah satu penyakit tidak menular yang jumlah penderitanya terus meningkat dari tahun ke tahun. Dulu penyakit ini sering dikaitkan dengan usia lanjut, tetapi kini kasus diabetes mulai banyak ditemukan pada usia produktif, bahkan remaja dan dewasa muda.
Kondisi ini tentu menjadi perhatian karena diabetes bukan hanya soal kadar gula darah yang tinggi. Jika tidak terkontrol, diabetes dapat memengaruhi kesehatan jantung, ginjal, mata, saraf, hingga kualitas hidup seseorang secara keseluruhan.
Apa Itu Diabetes?
Diabetes adalah penyakit kronis yang terjadi ketika tubuh tidak mampu memproduksi insulin dalam jumlah yang cukup atau tidak dapat menggunakan insulin secara efektif. Insulin sendiri merupakan hormon yang berfungsi membantu gula (glukosa) masuk ke dalam sel untuk digunakan sebagai sumber energi.
Akibatnya, kadar gula dalam darah meningkat dan dapat menimbulkan berbagai komplikasi apabila berlangsung dalam jangka panjang.
Secara umum terdapat dua jenis diabetes yang paling dikenal:
Diabetes Tipe 1, yang terjadi karena tubuh tidak mampu memproduksi insulin.
Diabetes Tipe 2, yang terjadi karena tubuh mengalami resistensi insulin dan merupakan jenis yang paling banyak ditemukan di masyarakat. Lebih dari 95% kasus diabetes termasuk diabetes tipe 2.
Penyebab Diabetes yang Paling Sering Terjadi
Sahabat Mikala, diabetes tipe 2 biasanya tidak muncul secara tiba-tiba. Ada berbagai faktor yang dapat meningkatkan risikonya, antara lain:
Pola Makan yang Kurang Sehat
Konsumsi makanan tinggi gula, minuman manis, makanan ultra-proses, serta pola makan berlebihan dapat meningkatkan risiko obesitas dan resistensi insulin.
Kurang Aktivitas Fisik
Gaya hidup sedentari atau terlalu banyak duduk membuat tubuh lebih sulit menggunakan insulin secara efektif.
Kelebihan Berat Badan dan Obesitas
Berat badan berlebih, terutama penumpukan lemak di area perut, merupakan salah satu faktor risiko terbesar diabetes tipe 2.
Faktor Keturunan
Seseorang yang memiliki orang tua atau saudara kandung dengan diabetes memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami kondisi serupa.
Bertambahnya Usia
Meskipun saat ini diabetes semakin banyak ditemukan pada usia muda, risiko tetap meningkat seiring bertambahnya usia.
Gejala Diabetes yang Sering DiabaikanĀ
Pada tahap awal, diabetes sering tidak menimbulkan keluhan yang jelas. Namun beberapa gejala yang perlu diwaspadai meliputi:
- Sering merasa haus
- Sering buang air kecil
- Mudah lelah
- Penglihatan kabur
- Berat badan turun tanpa sebab yang jelas
- Luka yang sulit sembuh
- Kesemutan pada tangan atau kaki
Karena gejalanya sering muncul perlahan, banyak penderita baru menyadari dirinya mengidap diabetes setelah terjadi komplikasi.
Bagaimana Cara Mencegah Diabetes?
Kabar baiknya, sebagian besar kasus diabetes tipe 2 dapat dicegah atau setidaknya ditunda kemunculannya melalui perubahan gaya hidup.
Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:
Menjaga Berat Badan Ideal
Menurunkan berat badan meskipun hanya beberapa kilogram dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan mengurangi risiko diabetes.
Rutin Berolahraga
Organisasi kesehatan dunia merekomendasikan setidaknya 150 menit aktivitas fisik intensitas sedang setiap minggu.
Mengurangi Konsumsi Gula Berlebih
Batasi minuman manis, makanan tinggi gula, dan camilan ultra-proses yang dapat memicu lonjakan gula darah.
Memperbanyak Sayur, Buah, dan Serat
Pola makan tinggi serat membantu mengontrol kadar gula darah dan meningkatkan kesehatan metabolisme.
Tidur yang Cukup dan Mengelola Stres
Kurang tidur dan stres kronis dapat memengaruhi keseimbangan hormon serta meningkatkan risiko gangguan metabolisme.
Rutin Melakukan Pemeriksaan Kesehatan
Pemeriksaan gula darah secara berkala sangat penting, terutama bagi mereka yang memiliki faktor risiko diabetes.
Bagaimana Tren Diabetes Saat Ini?
Sahabat Mikala, tren diabetes saat ini cukup mengkhawatirkan.
Menurut data dari World Health Organization, jumlah penderita diabetes di dunia meningkat dari sekitar 200 juta orang pada tahun 1990 menjadi sekitar 830 juta orang pada tahun 2022.
Peningkatan terjadi lebih cepat di negara berkembang dan negara berpenghasilan menengah.
Yang juga menjadi perhatian adalah semakin banyaknya kasus diabetes tipe 2 pada usia muda. Lembaga kesehatan internasional melaporkan bahwa anak-anak, remaja, dan dewasa muda kini lebih sering terdiagnosis diabetes tipe 2 dibanding beberapa dekade sebelumnya.
Faktor yang diduga berperan antara lain:
Konsumsi makanan tinggi gula dan kalori, kurang aktivitas fisik, meningkatnya angka obesitas, serta perubahan gaya hidup modern yang serba instan.
Peran Keluarga dalam Mencegah Diabetes
Pencegahan diabetes tidak hanya menjadi tanggung jawab individu. Keluarga juga memiliki peran besar dalam membangun pola hidup sehat.
Mulai dari memilih menu makanan yang lebih sehat, mengajak anggota keluarga berolahraga bersama, hingga melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin dapat membantu mengurangi risiko diabetes sejak dini.
Mikala Global Medika Mendukung Kesehatan Keluarga Secara Menyeluruh
Bagi keluarga yang memiliki anggota dengan diabetes, pemantauan kesehatan secara rutin menjadi sangat penting untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.
Melalui layanan perawat medis, caregiver, dokter visit, fisioterapi, homecare, hingga penyediaan alat kesehatan dan kebutuhan medis, Mikala Global Medika membantu keluarga mendapatkan pendampingan kesehatan yang lebih nyaman langsung dari rumah.
Pendekatan ini sangat membantu terutama bagi lansia atau pasien yang membutuhkan pemantauan kesehatan secara berkala tanpa harus sering bepergian ke fasilitas kesehatan.
Diabetes Bisa Dicegah, Asalkan Dimulai Hari Ini
Sahabat Mikala, diabetes memang menjadi salah satu tantangan kesehatan terbesar saat ini. Namun kabar baiknya, sebagian besar faktor risikonya dapat dikendalikan melalui gaya hidup yang lebih sehat.
Tidak perlu menunggu gejala muncul. Mulailah dari langkah sederhana hari ini: lebih aktif bergerak, mengurangi gula berlebih, menjaga berat badan, dan rutin memeriksa kesehatan.
Karena menjaga kesehatan bukan hanya untuk hari ini, tetapi juga untuk kualitas hidup yang lebih baik di masa depan.
Referensi
World Health Organization. (2024). Diabetes. Retrieved from
[https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/diabetes](https://www.who.int/news-room/f act-sheets/detail/diabetes)
Centers for Disease Control and Prevention. (2024). Type 2 Diabetes. Retrieved from [https://www.cdc.gov/diabetes/about/about-type-2-diabetes.html](https://www.cdc.gov/diabet es/about/about-type-2-diabetes.html)
National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases. (2024). Type 2 Diabetes.
Retrieved from
[https://www.niddk.nih.gov/health-information/diabetes](https://www.niddk.nih.gov/health-info rmation/diabetes)
World Health Organization Regional Office for the Eastern Mediterranean. (2024). Diabetes.
Retrieved from
[https://www.emro.who.int/health-topics/diabetes/diabetes.html](https://www.emro.who.int/he alth-topics/diabetes/diabetes.html)
https://www.who.int/en/news-room/fact-sheets/detail/diabetes?utm_source=chatgpt.com “Diabetes”
https://www.cdc.gov/diabetes/about/about-type-2-diabetes.html?utm_source=chatgpt.com “Type 2 Diabetes | Diabetes | CDC”
https://timesofindia.indiatimes.com/life-style/health-fitness/health-news/how-to-prevent-type-2-diabetes-doctor-reveals-8-healthy-habits/photostory/124159159.cms?utm_source=chatgpt. com “How to prevent Type 2 Diabetes: Doctor reveals 8 healthy habits”



