Siapa yang Lebih Banyak Mengidap Demensia dan Alzheimer, Laki-Laki atau Perempuan?

Siapa yang Lebih Banyak Mengidap Demensia dan Alzheimer, Laki-Laki atau Perempuan?

Sat, 23 May 2026
siapa yang
Foto oleh Timur Weber

Halo, Sahabat Mikala

Saat membahas penyakit seperti demensia dan Alzheimer, banyak orang bertanya: “apakah laki-laki dan perempuan memiliki risiko yang sama?”

Jawabannya ternyata tidak sepenuhnya sama.

Berdasarkan berbagai penelitian kesehatan dunia, perempuan cenderung lebih banyak mengidap Alzheimer dan beberapa jenis demensia dibanding laki-laki.

 

Perempuan Lebih Banyak Mengalami Alzheimer

Sahabat Mikala, menurut data dari Alzheimer’s Association, hampir dua pertiga penderita Alzheimer adalah perempuan.

Sementara menurut World Health Organization, demensia memang bisa menyerang siapa saja, tetapi jumlah kasus pada perempuan lebih tinggi secara global.

 

Mengapa Perempuan Lebih Berisiko?

Sahabat Mikala, ada beberapa alasan yang diduga memengaruhi hal ini.

 

  1. Harapan Hidup Perempuan Lebih Panjang

Faktor terbesar adalah usia.

Karena perempuan rata-rata hidup lebih lama dibanding laki-laki, maka risiko terkena penyakit yang berkaitan dengan penuaan juga meningkat.

Sementara Alzheimer dan demensia lebih sering muncul pada usia lanjut.

 

  1. Perubahan Hormon

Beberapa penelitian menunjuk bgkan bahwa penurunan hormon estrogen setelah menopause diduga ikut memengaruhi kesehatan otak perempuan.

Estrogen diketahui memiliki peran dalam melindungi fungsi otak dan memori.

 

  1. Faktor Biologis dan Genetik

Penelitian modern juga menemukan bahwa faktor genetik tertentu bisa memberikan pengaruh yang berbeda antara laki-laki dan perempuan terhadap risiko Alzheimer.

 

Apakah Laki-Laki Tidak Bisa Mengalami Demensia?

Tentu bisa, Sahabat Mikala.

Laki-laki tetap memiliki risiko mengalami demensia dan Alzheimer, terutama jika memiliki:

  • Riwayat keluarga
  • Gaya hidup tidak sehat
  • Penyakit seperti diabetes atau hipertensi
  • Kebiasaan merokok dan kurang aktivitas fisik

Jadi penyakit ini tetap perlu diwaspadai oleh semua gender.

 

Gejala Awal yang Perlu Diperhatikan

Sahabat Mikala, beberapa tanda awal demensia dan Alzheimer antara lain:

  • Mudah lupa terhadap hal penting
  • Bingung dengan waktu atau tempat
  • Sulit fokus
  • Perubahan emosi dan perilaku
  • Kesulitan melakukan aktivitas sehari-hari

Jika gejala mulai sering muncul, pemeriksaan lebih lanjut sangat disarankan.

 

Pendampingan Menjadi Hal yang Sangat Penting

Sahabat Mikala, pasien dengan demensia atau Alzheimer sering membutuhkan perhatian ekstra dalam keseharian mereka.

Bukan hanya bantuan fisik, tapi juga pendampingan emosional dan komunikasi yang sabar.

Karena itulah banyak keluarga membutuhkan bantuan caregiver atau perawat lansia agar pasien tetap merasa aman dan nyaman di rumah.

 

Mikala Global Medika Hadir untuk Mendampingi Lansia dengan Lebih Humanis

Melalui layanan caregiver, perawat lansia, dan homecare profesional, Mikala membantu keluarga dalam memberikan pendampingan terbaik untuk pasien demensia maupun Alzheimer.

Pendekatan yang dilakukan tidak hanya fokus pada kondisi medis, tetapi juga kenyamanan emosional pasien dan keluarga.

Karena bagi Mikala, lansia bukan hanya dirawat tetapi juga perlu ditemani dengan penuh kesabaran dan kasih sayang.

Sahabat Mikala, berdasarkan data kesehatan dunia:

  • Perempuan lebih banyak mengidap Alzheimer dan demensia
  • Faktor usia dan hormon menjadi salah satu penyebab utamanya
  • Namun laki-laki tetap memiliki risiko dan perlu waspada

Yang terpenting adalah mengenali gejala sejak dini dan memberikan pendampingan yang tepat.

 

Memahami adalah Bentuk Kepedulian

Sahabat Mikala, semakin kita memahami kondisi lansia, semakin baik pula cara kita merawat dan mendampingi mereka.

Dan jika membutuhkan layanan pendampingan profesional untuk orang tercinta, Mikala Global Medika siap hadir membantu dengan pelayanan yang hangat dan penuh perhatian.

 

***

 

Referensi

World Health Organization. (2023). Dementia.

Alzheimer’s Association. (2024). 2024 Alzheimer’s disease facts and figures.

Nebel, R. A., Aggarwal, N. T., Barnes, L. L., Gallagher, A., Goldstein, J. M., Kantarci, K., … Mormino, E. C. (2018). Understanding the impact of sex and gender in Alzheimer’s disease: A call to action. Alzheimer’s & Dementia, 14(9), 1171–1183.

Siapa yang Lebih Banyak Mengidap Demensia dan Alzheimer, Laki-Laki atau Perempuan?
siapa yang
Foto oleh Timur Weber
Sat, 23 May 2026

Halo, Sahabat Mikala

Saat membahas penyakit seperti demensia dan Alzheimer, banyak orang bertanya: “apakah laki-laki dan perempuan memiliki risiko yang sama?”

Jawabannya ternyata tidak sepenuhnya sama.

Berdasarkan berbagai penelitian kesehatan dunia, perempuan cenderung lebih banyak mengidap Alzheimer dan beberapa jenis demensia dibanding laki-laki.

 

Perempuan Lebih Banyak Mengalami Alzheimer

Sahabat Mikala, menurut data dari Alzheimer’s Association, hampir dua pertiga penderita Alzheimer adalah perempuan.

Sementara menurut World Health Organization, demensia memang bisa menyerang siapa saja, tetapi jumlah kasus pada perempuan lebih tinggi secara global.

 

Mengapa Perempuan Lebih Berisiko?

Sahabat Mikala, ada beberapa alasan yang diduga memengaruhi hal ini.

 

  1. Harapan Hidup Perempuan Lebih Panjang

Faktor terbesar adalah usia.

Karena perempuan rata-rata hidup lebih lama dibanding laki-laki, maka risiko terkena penyakit yang berkaitan dengan penuaan juga meningkat.

Sementara Alzheimer dan demensia lebih sering muncul pada usia lanjut.

 

  1. Perubahan Hormon

Beberapa penelitian menunjuk bgkan bahwa penurunan hormon estrogen setelah menopause diduga ikut memengaruhi kesehatan otak perempuan.

Estrogen diketahui memiliki peran dalam melindungi fungsi otak dan memori.

 

  1. Faktor Biologis dan Genetik

Penelitian modern juga menemukan bahwa faktor genetik tertentu bisa memberikan pengaruh yang berbeda antara laki-laki dan perempuan terhadap risiko Alzheimer.

 

Apakah Laki-Laki Tidak Bisa Mengalami Demensia?

Tentu bisa, Sahabat Mikala.

Laki-laki tetap memiliki risiko mengalami demensia dan Alzheimer, terutama jika memiliki:

  • Riwayat keluarga
  • Gaya hidup tidak sehat
  • Penyakit seperti diabetes atau hipertensi
  • Kebiasaan merokok dan kurang aktivitas fisik

Jadi penyakit ini tetap perlu diwaspadai oleh semua gender.

 

Gejala Awal yang Perlu Diperhatikan

Sahabat Mikala, beberapa tanda awal demensia dan Alzheimer antara lain:

  • Mudah lupa terhadap hal penting
  • Bingung dengan waktu atau tempat
  • Sulit fokus
  • Perubahan emosi dan perilaku
  • Kesulitan melakukan aktivitas sehari-hari

Jika gejala mulai sering muncul, pemeriksaan lebih lanjut sangat disarankan.

 

Pendampingan Menjadi Hal yang Sangat Penting

Sahabat Mikala, pasien dengan demensia atau Alzheimer sering membutuhkan perhatian ekstra dalam keseharian mereka.

Bukan hanya bantuan fisik, tapi juga pendampingan emosional dan komunikasi yang sabar.

Karena itulah banyak keluarga membutuhkan bantuan caregiver atau perawat lansia agar pasien tetap merasa aman dan nyaman di rumah.

 

Mikala Global Medika Hadir untuk Mendampingi Lansia dengan Lebih Humanis

Melalui layanan caregiver, perawat lansia, dan homecare profesional, Mikala membantu keluarga dalam memberikan pendampingan terbaik untuk pasien demensia maupun Alzheimer.

Pendekatan yang dilakukan tidak hanya fokus pada kondisi medis, tetapi juga kenyamanan emosional pasien dan keluarga.

Karena bagi Mikala, lansia bukan hanya dirawat tetapi juga perlu ditemani dengan penuh kesabaran dan kasih sayang.

Sahabat Mikala, berdasarkan data kesehatan dunia:

  • Perempuan lebih banyak mengidap Alzheimer dan demensia
  • Faktor usia dan hormon menjadi salah satu penyebab utamanya
  • Namun laki-laki tetap memiliki risiko dan perlu waspada

Yang terpenting adalah mengenali gejala sejak dini dan memberikan pendampingan yang tepat.

 

Memahami adalah Bentuk Kepedulian

Sahabat Mikala, semakin kita memahami kondisi lansia, semakin baik pula cara kita merawat dan mendampingi mereka.

Dan jika membutuhkan layanan pendampingan profesional untuk orang tercinta, Mikala Global Medika siap hadir membantu dengan pelayanan yang hangat dan penuh perhatian.

 

***

 

Referensi

World Health Organization. (2023). Dementia.

Alzheimer’s Association. (2024). 2024 Alzheimer’s disease facts and figures.

Nebel, R. A., Aggarwal, N. T., Barnes, L. L., Gallagher, A., Goldstein, J. M., Kantarci, K., … Mormino, E. C. (2018). Understanding the impact of sex and gender in Alzheimer’s disease: A call to action. Alzheimer’s & Dementia, 14(9), 1171–1183.

Artikel Lain

pilihan kita
Wed, 10 June 2026
“Pilihan Kitalah yang Me...
Halo, Sahabat Mikala Dalam hidup, banyak orang sering merasa bahwa kesuksesan ditentukan oleh bakat, kecerd...
tokoh kesehtan fred
Tue, 9 June 2026
Mengenal Tokoh Kesehatan...
Halo, Sahabat Mikala Dalam dunia kesehatan, ada beberapa tokoh yang jasanya begitu besar sehingga temuannya...
kunjungan mikala
Mon, 8 June 2026
Kunjungan Mikala ke Jepa...
Halo, Sahabat Mikala Di era globalisasi saat ini, membangun hubungan yang kuat dengan mitra internasional b...
mengenal lbh
Sun, 7 June 2026
Mengenal Lebih Dekat den...
Halo, Sahabat Mikala Pernah mendengar seseorang sering lupa, bingung mengenali tempat, atau bahkan sulit me...
merawat lorg tua
Sun, 7 June 2026
Merawat Orang Tua Lansia...
Halo, Sahabat Mikala Merawat orang tua yang telah memasuki usia lanjut adalah bentuk kasih sayang dan bakti...
kegiatan stimul
Sat, 6 June 2026
Kegiatan Stimulasi Kogni...
Halo, Sahabat Mikala Lansia yang mulai mengalami tanda-tanda demensia sering kali membutuhkan perhatian leb...